Website Resmi
Desa Jeruk
Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen - Jawa Tengah
Administrator | 11 Februari 2025 | 272 Kali dibuka
Artikel
Administrator
11 Februari 2025
272 Kali dibuka
Desa Jeruk, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen (01/02/2025) — Syahya Aidah Salam, mahasiswa jurusan Arsitektur Universitas Diponegoro, tengah melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Jeruk, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Sebagai bagian dari program KKN, Syahya menginisiasi program kerja bertajuk "Perancangan Destinasi Wisata Kebun Jeruk." Program ini bertujuan untuk menggali potensi lokal desa dengan menghadirkan konsep agrowisata yang terintegrasi guna mendukung pengembangan pariwisata dan mendorong perekonomian masyarakat setempat.
Desa Jeruk dikenal memiliki lahan perkebunan jeruk yang cukup luas dengan hasil panen berkualitas tinggi. Meskipun begitu, potensi ini belum sepenuhnya dikembangkan sebagai daya tarik wisata. Melihat peluang tersebut, Syahya berupaya merancang destinasi wisata berbasis kebun jeruk yang tidak hanya menawarkan pengalaman rekreasi, tetapi juga edukasi bagi para pengunjung. Konsep wisata ini diharapkan mampu menarik perhatian wisatawan dari dalam maupun luar daerah.
Dalam program ini, Syahya memulai dengan melakukan observasi langsung di lapangan untuk memahami potensi kawasan, kondisi fisik lahan, serta kebutuhan masyarakat. Proses perancangan dilakukan secara bertahap, dimulai dengan pemetaan lokasi kebun jeruk yang akan dijadikan zona utama wisata. Berdasarkan hasil observasi, Syahya merancang konsep ruang yang menggabungkan zona petik jeruk, area edukasi, jalur trekking, dan fasilitas pendukung seperti kafe kebun, gazebo, serta kios produk olahan jeruk.
Zona petik jeruk menjadi daya tarik utama, di mana pengunjung dapat merasakan pengalaman langsung memetik buah segar dari pohon. Selain itu, Syahya juga menambahkan jalur edukasi tentang budidaya jeruk, di mana pengunjung akan mendapatkan informasi tentang proses penanaman, perawatan, hingga panen jeruk. Jalur trekking ringan melintasi area kebun dirancang agar wisatawan dapat menikmati suasana alami sembari menjelajahi keindahan desa.
Untuk menambah kenyamanan pengunjung, Syahya juga merancang kafe dan restoran kebun dengan konsep terbuka, yang memungkinkan pengunjung bersantai sambil menikmati hidangan berbahan dasar jeruk. Gazebo-gazebo kecil ditempatkan di beberapa titik strategis sebagai tempat beristirahat, sementara kios produk olahan jeruk menawarkan berbagai oleh-oleh khas seperti sirup jeruk, manisan jeruk, hingga keripik kulit jeruk.
Keberlanjutan dan keterlibatan masyarakat lokal menjadi fokus utama dalam perancangan ini. Syahya melibatkan warga dan perangkat desa dalam diskusi serta pengambilan keputusan, sehingga konsep wisata yang diusulkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Masyarakat didorong untuk ikut berperan aktif dalam pengelolaan dan pengembangan destinasi wisata ini, baik sebagai pemandu, pengelola kios, maupun pengolah produk jeruk.
“Kami ingin destinasi wisata ini tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat,” ungkap Syahya. Menurutnya, pengembangan agrowisata ini bisa menjadi solusi untuk meningkatkan perekonomian desa serta memperkenalkan produk-produk lokal ke pasar yang lebih luas.
Setelah tahap perancangan selesai, Syahya mempresentasikan konsep tersebut kepada perangkat desa serta beberapa perwakilan masyarakat. Presentasi dilakukan di balai desa, di mana Syahya menjelaskan tata letak kawasan wisata, alur sirkulasi pengunjung, hingga potensi pengembangan di masa depan. Diskusi berlangsung interaktif, dengan banyak masukan dari warga yang antusias menyambut ide ini.
Perangkat desa menyatakan dukungan penuh terhadap rencana perancangan ini. Kepala Desa Jeruk menilai program tersebut sebagai langkah strategis untuk mendorong Desa Jeruk menjadi destinasi wisata unggulan di Kabupaten Sragen. “Kami sangat berterima kasih atas gagasan dari mahasiswa KKN ini. Semoga rencana ini dapat segera terwujud dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ujar Kepala Desa Jeruk.
Dalam tahap implementasi ke depan, Syahya juga memberikan beberapa rekomendasi bagi pemerintah desa terkait pengembangan infrastruktur pendukung, seperti penambahan papan penunjuk arah, perbaikan akses jalan menuju kebun jeruk, serta pelatihan bagi masyarakat tentang manajemen wisata dan pengolahan produk jeruk.
Program perancangan destinasi wisata kebun jeruk ini diharapkan tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga menjadi pusat edukasi dan promosi produk lokal yang berkelanjutan. Keberadaan agrowisata kebun jeruk akan membuka peluang baru bagi masyarakat Desa Jeruk dalam mengembangkan potensi lokal mereka secara mandiri dan kreatif.
“Harapannya, destinasi ini bisa menjadi ikon baru bagi Desa Jeruk. Dengan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan pelaku usaha lokal, kita bisa menjadikan kebun jeruk ini sebagai destinasi wisata yang ramah lingkungan dan membawa manfaat bagi semua,” tutup Syahya.
Kirim Komentar
Komentar Facebook
Statistik Desa
Populasi
2316
Populasi
2350
Populasi
0
Populasi
4666
2316
LAKI-LAKI
2350
PEREMPUAN
0
BELUM MENGISI
4666
TOTAL
Aparatur Desa
Kepala Desa
SUPARNO
Sekretaris Desa
ENDANG RETNO SUNDARI
KAUR UMUM DAN TU
MITA DWI RAHMIYATI
KADUS II
INDRI MULYANI
KADUS III
NANANG QOSIM
KASI KESRA
ANDRI YULIANTO
KASI PEMERINTAHAN
FAJAR CAHYANTO
KASI PELAYANAN
JONI RAHMANTO
KAUR PERENCANAAN
SUGIYO
KAUR KEUANGAN
IDA DWI NUR CAHYANI
Desa Jeruk
Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah
Hubungi Perangkat Desa untuk mendapatkan PIN
Masuk
Galeri Video
Menu Kategori
Arsip Artikel
5.079 Kali dibuka
Desain Interior Modern : Mahasiswa KKN UNDIP Revitalisasi Perpusatakaan...
1.496 Kali dibuka
CERITA RAKYAT DESA JERUK...
500 Kali dibuka
Pemanfaatan Limbah Plastik Menjadi Ecobrick: Solusi Pengelolaan...
498 Kali dibuka
Tim KKN UNS Laksanakan Serangkaian Kegiatan di Desa Jeruk ...
409 Kali dibuka
KEGIATAN POSBINDU DESA JERUK...
06 September 2025
"Kerja Bakti": Wujud gotong royong masyarakat desaKegiatan kerja...
20 Agustus 2025
Meningkatkan Kesehatan Warga Melalui Kegiatan Posyandu Desa...
20 Agustus 2025
Keripik pisang: Inovasi UMKM desa yang menjadi ikon ekonomi kreatif...
20 Agustus 2025
Observasi kebun jeruk pamelo...
10 Juli 2025
BANTUAN 1000 BUKU DARI PERPUSTAKAAN NASIONAL RI...

Komentar yang terbit pada artikel "Pengembangan Destinasi Wisata : Perancangan Destinasi Wisata Kebun Jeruk"